Jumat, 03 Maret 2017

Wisata Sambil Belanja Di Museum Tekstil Jakarta Bersama Kriya Indonesia dan Honestbee

   Museum bisa jadi pilihan perjalanan yang pas untuk wisata keluarga, perorangan ataupun sekolah sambil belajar tentang benda-benda bersejarah dan yang dilestarikan,kita bisa mengetahui informasi dan sejarah dari benda-benda yang berada di museum tersebut. Minggu, 26 Pebruari 2016,Saya berencana pergi ke museum yang masih terletak di Jakarta Barat,yaitu Museum Tekstil yang berada di jalan KS. Tubun no.2-4 Jakarta Barat (dibelakang Stasiun Tanah Abang dan Pasar Tanah Abang) dan saya menuju ke Museum Tekstil dengan menggunakan kereta commuter line yang kurang lebih 30 menit perjalanan dari Stasiun Jurang Manggu ke Stasiun Tanah Abang,dan dari Stasiun Tanah Abang dan bisa diakses kendaraan umum atau jalan kaki untuk menuju ke Museum Tekstil yang kurang lebih 100 meter dari Stasiun Tanah Abang.Kunjungan saya ke Museum Tekstil ini merupakan bagian dari acara blogger bersama Kriya Indonesia, Honestbee, Resepdapurayah dan Museum Tekstil.

Tampak Luar Museum Tekstil Jakarta

   Setiba saya Di Museum Tekstil saya melakukan registrasi sebelum dimulai acara Wisata Sambil Belanja di Museum Tekstil,oh ya pada saat registrasi setiap peserta mendapatkan voucher Honestbee senilai 150 ribu,yang bisa kita belanjakan saat itu juga dan bebas ongkos pengiriman,asyik kan...



Sejarah Singkat Museum Tekstil Jakarta
   Sebelum menjadi Museum Tekstil, gedung bangunan ini dahulu merupakan sebuah rumah kebangsaan Perancis yang dibangun pada awal abad ke- 19 dan kemudian di beli oleh Sayed Abdul Azis Al Kazim, Konsul Turki di Batavia dan pada tahun 1942 dijual lagi kepada Dr. Karel Cristian Cruq. Pada tahun 1945 pada masa perang kemerdekaan gedung ini dijadikan sebagai Markas Besar Barisan Keamanan Rakyat (BKR), pada tahun 1947 gedung ini menjadi milik Lie Sion Pin yang kemudian disewakan kepada Departemen Sosial Republik Indonesia untuk menampung orang-orang jompo dan sejak tahun 1952 dibeli oleh Departemen Sosial Republik Indonesia.
  Singkat cerita dari ibu Ani dari Satuan Pelaksana Informasi dan Edukasi dari Museum,bahwa alasan didirikan Museum Tekstil ini karena pada tahun era 1970 an di Indonesia mengalami penurunan jumlah dan mutu produksi,kurangnya pemahaman dan kegunaan kain tekstil dan juga pada saat itu juga terjadi gencar-gencarnya sebuah negara dari Asia membawa kain tekstil dengan seni lukis print, maka dari itu para warga masyarakat terkemuka memotivasi diri untuk mendirikan Lembaga yang di dedikasikan untuk pelestarian dan penelitian tekstil di Indonesia. Maka di resmikan tanggal 28 Juni 1976 Museum Tekstil oleh ibu Tien Soeharto dan diprakasai oleh Gubernur Ali Sadikin.Saat ini Museum Tekstil dibawah pengawasan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta.
  Tiket dan Jam Opersional Museum Tekstil adalah
Selasa-Minggu dibuka dari pukul 09.00-15.00 dan setiap Senin dan Hari Libur Nasional Tutup.
Untuk harga tiketnya Dewasa perorangan Rp 5.000, Mahasiswa Rp 3.000, Pelajar/anak-anak Rp 2.000,serta Pelatihan Batik untuk warga lokal Rp 40.000, Warga Asing Rp 75.000
  Fasilitas yang tersedia di Museum Tekstil adalah Gedung Pameran, Galeri Batik, Pendopo Batik, Ruang Pengenalan Wastra, Ruang Perawatan Kain, Perpustakaan, Musholla, Gazebo, Mini Theater, Toko Oleh-oleh, Taman Perwarna Alam dan Kebun Serat.


Ki-kan: Mba Astri Damayanti, Ibu Ari dan Miss Fanny 
    Lanjut ibu Ari menjelaskan bahwa awal koleksi dari kain tekstil di Museum Tekstil hanya berjumlah 500 koleksi kain tekstil tradisional yang berasal dari sumbangan dari Himpunan Wastraprema (Masyarakat Pencinta Tekstil),dan pada saat ini sekarang sudah terkumpul 2700 koleksi kain tekstil tradisional dari seluruh Indonesia yang terdapat di Museum Tekstil.Dari 2700 koleksi kain tekstil ini di kelompokan lagi menjadi beberapa kelompok yang bisa kita lihat di Museum Tekstil yaitu :

  1. Kelompok Kain-kain Batik yang berasal dari seluruh Indonesia
  2. Kelompok Tenun yang berasal dari seluruh Indonesia
  3. Kelompok Peralatan Batik ataupun Tenun
  4. Kelompok Kain-kain atau Busana yang dibuat dengan teknik yang tidak dibatik atau di tenun, misalnya Jemputan dari Palembang dan Kain Kulit Kayu dari Kalimantan
  5. Kelompok Busana, yang menghimpun busana-busana tradisional  dan busana para perancang yang inspirasinya memggunakan kain tradisional
   Sebelum acara berkeliling ke area Museum Tekstil,kita terlebih dahulu belanja di supermaket online yaitu Honestbee .
Honestbee adalah layanan belanja kebutuhan harian online yang nyaman dan praktis tanpa repot dan pakai antri dengan kurir yang berpengalaman dan kita bisa tentukan jadwal untuk pengiriman belanjaan.
Saya sangat antusias sekali untuk belanja online di Honestbee dan Alhamdulillah saya dibantu cara penggunaannya untuk belanja di aplikasi Honestbee dengan para Team dari Honestbee. Berikut beberapa hal Belanja Jadi Mudah dengan Honestbee yaitu :

  • Download aplikasi Honestbee di Play Store 
  • Setelah aplikasi terpasang jangan lupa kita Log in untuk memasukan data diri kita
  • Masukan pilihan alamat pengiriman pengantar, yaitu tujuannya untuk dimana barang belanjaan akan diantar
  • Cari barang yang ingin dibeli, klik pada salah satu toko yang akan diinginkan (disini saya memilih toko Transmart Carrefour) dan saat kita mencari barang yang akan di beli kita bisa mencari panel menu Departement, disitu kita bisa memilih dari makanan beku,minuman,buah-buahan,sayuran-sayuran,kebutuhan peralatan bayi atau mandi, dan yang lainnya
  • Tambahkan barang ke keranjang belanja kita dan kita bisa memasukan jumlah barang yang ingin kita beli
  • Chekout belanjaan 
  • Masukan alamat lengkap yang lebih detil, pilih Jadwal waktu pengiriman barang belanjaan dan isi nomor telepon, lanjut klik next
  • Pilih metode pembayaran,Honestbee menyediakan pembayaran kredit/debit dan tunai
  • Lakukan pemesanan, sebelumnya cek kembali rincian barang yang akan dibeli dan biaya pemesanan
  • Jika pemesanan berhasil maka akan terkonfirmasi dan biasanya akan mendapatkan email konfirmasi
Honestbee hadir di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi.Alasan mengapa kita harus pilih belanja di Honestbee yaitu Harga sama dengan toko, Waktu pengantaran fleksibel dan Pilihan produk terluas.



Senangnya belanjaan saya sudah tiba

   Acara dilanjutkan dengan berkeliling ke area Museum Tekstil yang dipandu dengan Miss. Fanny kebangsaan Belanda yang fasih sekali berbahasa indonesia,yang menjelaskan koleksi-koleksi kain tekstil yang berada di dalam Museum Tekstil,saya sangat terkagum-kagum melihat koleksi tersebut.

Area dalam Gedung Pameran Museum Tekstil

Koleksi-koleksi Kain Batik yang berada didalam Museum Tekstil

Setelah acara berkeliling selesai dilanjutkan dengan demo masak oleh Mas Jun Joe Winanto,atau biasa dipanggil mas Jun seorang blogger dan juga ahli dibidang masak memasak dan kita bisa liat hasil kreasi masakannya di akun instagramnya @resepdapurayah. Dan kali ini Mas Jun membuat 2 menu  masakan yaitu Ayam Rica-rica dan Puding Sarikaya Gula Merah. Alhamdulillah saya kebagian icip-icip nya dan enak banget loh masakannnya dan jadi inspirasi saya untuk buat menu ini dirumah dan bahan-bahan masakan untuk demo masak kali ini pastinya dibeli di aplikasi Honestbee.
Mas Jun seorang Blogger dan ahli dalam memasak

Atas-bawah : Puding Sarikaya Gula Merah dan Ayam Rica-rica 

Acara pun ditutup dengan foto bersama-sama dan pengumuman tweet terbaik dan instagram terbaik





Terima Kasih mba Astri Damayanti sebagai Founder Kriya Indonesia,berserta Team, dan Honestbee,Museum Tekstil atas undangannya.



7 komentar:

  1. Suka dengan Aplikasi barunya, kita bisa bobo siang truz belanjaan dateng deh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Praktis dan gak pake antri ya pake jempol aja langsung datang belanjaan

      Hapus
  2. Senengnya bisa berbelanja mudah dan praktis, memang teknologi itu bisa memudahkan kita yah..

    BalasHapus
  3. Setuju sekali mba lubena,gak pake repot antri,pake jari aja, pesan,datang belanjaan kita

    BalasHapus
  4. Wahh seru banget ya.. Honestbee bisa jadi solusi belanja working mom yg sibuk ya mba, hehehe salam kenal 😉😊

    BalasHapus
  5. Waktu pastinya akan tak terasa saat wisata belanja

    BalasHapus
  6. Baru pertama kali ke museum tekstil dan pertama kali juga belanja lwt online...
    Suka bgt karena smua di mudahkan

    BalasHapus