SOCIAL MEDIA

Rabu, 30 Desember 2020

[Review Sweety Silver Pants] Pentingnya Memilih Diaper Yang Tepat Untuk Dukung Optimalkan Tumbuh Kembang Si Kecil





Seperti yang kita tahu bahwa kalau membahas tentang popok bayi pasti memiliki hubungan  erat kaitannya dengan bayi atau balita ya bunda, yang kadang bikin dilema saat pemilihan popok yang  mana yang aman, nyaman dan tidak menimbulkan  gangguan kulit pada si kecil. Dan tentunya setiap orangtua pasti ingin yang memberikan hal yang terbaik untuk si kecil, terutama masalah pemilihan popok bayi sebagai kebutuhan dasarnya.

Dan tidak bisa dipungkiri sekarang ini banyak para orangtua lebih memilih popok sekali pakai (diaper)  karena kepraktisannya, simple  dalam penggunaannya dan mudah didapat,  oleh karena itulah pentingnya memilih popok sekali pakai yang cocok untuk si kecil, sebab kalau tidak resikonya bisa menyebabkan kulit si kecil yang masih rentan dapat mengalami iritasi atau ruam kemerahan. 

Berikut beberapa tips dalam pemilihan penggunakan popok sekali pakai (diaper) yaitu : 
  • Pilihlah produk popok sekali pakai yang berkualitas baik
  • Pilihlah popok sekali pakai dengan ukuran yang  pas sesuai  berat badannya dan nyaman saat dipakai si kecil
  • Pilihlah popok sekali pakai yang mempunyai daya serap yang tinggi dan bahan yang lembut sehingga kulit si kecil tetap kering, lembab dan nyaman saat bebas bergerak secara aktif
  • Pilihlah popok sekali pakai jika ada indikator jika popok sudah melebihi muatan 

Review Diapers Sweety Silver Pants 




Tidak mau mengulangi kesalahan yang sama ketika anak pertama saya lahir   yang dulu seringnya berganti merk dan tergiur karena harganya yang murah tanpa memiikirkan apakah diaper itu memberikan kenyamanan dan tidak menimbulkan iritasi, dan hal hasil coba-coba saya menggunakan banyak  diapers membuat si kecil   mengalami ruam popok yang terbilang cukup parah dan lama yang sampai butuh pengobatan dari dokter saat itu. 

Kini Dan setelah pencarian beberapa produk dengan klaim dengan berbagai keunggulannya yang gak gampang bocor, lembut dan tidak menyebabkan ruam dan juga untuk menunjang kenyamanan bergerak bebas si kecil  Gia yang lagi aktifnya mengekporisasi dunianya, ku putuskan memilih Sweety Silver Pants tipe celana dan alhamdulillah cocok dan sejauh ini belum menimbulkan masalah gangguan pada kulitnya sampai saat ini.

Seperti yang kita tahu bahwa diapers Sweety Silver Pants merupakan salah satu varian dari  Sweety Baby Diapers yang  merupakan salah satu perlengkapan produk bayi  yang sudah ada sejak tahun 2003 dan sangat terkenal dikalangan jutaan ibu diseluruh Indonesia.

Berikut kelebihan dan kekurangan Sweety Silver Pant berdasarkan  pengalaman si kecil menggunakannya :

Kelebihannya :
  1. Daya serapnya lumayan tinggi sehingga tetap kering walaupun digunakan waktu yang lama, yang dimana didukung dengan teknologi diamond layer serta ada ekstrak aloe veranya   yang  dapat menyerap cairan secara cepat sehingga permukaan yang bersentuhan dengan kulit si kecil tetap kering dan tidak membuat kulit gampang iritasi sehingga membuat rasa nyaman ketika si kecil bergerak aktif 
  2. Memiliki kelebihan kedap bau di kala sudah penuh 
  3. Dari segi bahan terasa lembut saat menyentuh kulit si kecil 
  4. Untuk karet bagian pinggang sangat elastis sehingga memudahkan untuk memakai maupun melepasnya dengan  cara di sobek atau tidak juga tidak meninggalkan bekas kemerahan atau iritasi pada kulit
  5. Untuk bagian belakang popoknya lebih lebar sehingga menutup bagian pantat bayi lebih nyaman
  6. Memiliki desain dengan karakter lucu dan bentuk yang slim sehingga pas di badan si kecil 
  7. Terdapat petunjuk jelas mana bagian depan atau belakang popok
  8. Mudah didapatkan secara online atau offline dan  tersedia dari segi isi yang bisa kita pilih, seperti sekarang adek Gia memakai ukuran L utk isi 26 dan juga ada isi 54.
  9. Untuk harga relatif terjangkau

Kekurangan
  1. Tidak memiliki indakator jika melebihi muatan 
  2. Dan jika terisi penuh maka akan mengembung tapi sejauh ini tidak membuat terganggu kenyamanan si kecil
  3. Jika diraba pada bagian permukaan dalam popok terasa panas

Tampak bagian depan dan belakang popok


Tampak bagian dalam popok dan samping karetnya yang elastis


So far, sejauh ini ade Gia memakai Sweety Silver Pants sehari-hari memberikan kenyamanan dan perlindungan  dalam keseharian dia beraktifitas bermain, saat tidur dan bebas gerak dalam mengeksplorasi dunianya dan sebagai salah satu faktor dari segi kesehatan kulitnya dukung untuk tumbuh kembangnya secara optimal 

Dan pantas saja ya Sweety Silver Pants sangat disukai ibu-ibu untuk mempercayakan pemilihan popok sekali pakai yang tepat untuk si kecil. 

















Sabtu, 26 Desember 2020

Konsumsi Rutin Kental Manis Bukanlah Susu Picu Terjadinya Stunting dan Gizi Kurang Pada Anak

Masalah Stunting dan gizi kurang masih saja menjadi problem yang serius yang terjadi di Indonesia hingga tahun 2020 ini sejak 5 tahun yang lalu. yang mana stunting akan berdampak pada menurunnya  sumber daya manusia untuk kedepannya. Dan memberikan potensi kerugian negara akibat stunting mencapai 474,9% triliun  yang berdasarkan penghitungan dari nilai Produk Domestik Bruto setiap tahunnya.

Secara umum stunting  ini merupakan gizi kronis yang disebabkan asupan gizi yang kurang atau makanan tidak sesuai  gizi yang dibutuhkan, yang biasanya  terjadi sudah dari dalam kandungan dan baru akan terlihat ketika anak berusia 2 tahun. 

Setelah pemberian ASI 2 tahun, pemberian asupan nutrisi tambahan untuk bantu tumbuh kembang anak memang  sangat dibutuhkan, dan salah satu nutrisi tambahan bersumber dari susu, dimana susu ini banyak mengandung  berbagai macam nutrisi yang baik bagi anak,  namun untuk diingat tidak semua susu sama dan baik untuk anak. Dan salah satu yang tidak dianjurkan untuk rutin dikonsumsi oleh anak terutama balita adalah susu kental manis (SKM).


Konsumsi Rutin Susu Kental Manis Picu Terjadinya Stunting dan Gizi Kurang Pada Anak


Webinar "Membangun Kesadaran Gizi Keluarga Mulai Usia Dini" bersama Sahabat YAICI dan HIMPAUDI










Terkait masalah stunting dan gizi kurang yang masih tinggi di berbagai daerah, YAICI berkerjasama dengan HIMPAUDI melakukan survey dimana hasilnya ditemukan bahwa salah satu induktor tingginya stunting dan gizi kurang (buruk)  penyebabnya adalah anak-anak terutama balita yang mengkonsumsi rutin minuman manis salah satunya yang bersumber dari SKM dan diberikan dalam jangka waktu yang lama. 

Hal ini disampaikan oleh Bapak Arif Hidayat SE, MM selaku Ketua Harian YAICI yang menjelaskan dalam webinar secara virtual via zoom yang diikuti  sekitar 460 peserta  dari seluruh Provinsi di Indonesia, yang dilaksanakan pada hari senin tanggal 21 Desember 2020 yang lalu. 


Bapak Ir. Arif Hidayat- Ketua Harian YAICI


Dan  narasumber  lainnya yang hadir ada Bapak Ir. Harris Iskandar, Ph D, Widyaprada Ahi Utama, Kemendikbud RI yang memberikan sambutan pertama dibukanya webinar ini, Ibu Prof Dr. Ir. Netti Herawati M. Si sebagai Ketua Umum PP HIMPAUDI, dan Ibu dr. Moretta Damayanti SpA(K).M. Kes sebagai staf pengajar KSM Anak RSUP dr Mohammad Hoesin Palembang-Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, IDAI. dan dimoderatori oleh Bapak Maman Suherman. 

Foto atas-kir-kan: Ir. Harris Iskandar, Prof. Dr. Ir. Netti Herawati dan dr. Moretta Damayanti 

Lanjutnya Bapak Arif menjelaskan, bahwa Kendari adalah salah satu daerah yang pertama kalinya ditemukannya balita  bernama Arisandi yang meninggal dunia akibat dari gizi kurang, yang salah satu faktornya diakibatkan karena orangtuanya  rutin memberikan kental manis sebagai susu sebagaimana susu yang layak untuk susu pertumbuhan anak atau pengganti ASI.  Hal ini seperti  hasil Penelitian  tahun 2018 sebanyak 97% (Kendari) dan 78% (Batam) bahwa para orangtua beranggapan SKM sangat baik untuk diperuntukkan untuk mendukung kesehatan anak dan pertumbuhan anak.



Lalu pada tahun 2019 ditemukan lagi dengan hasil penelitian  Persepsi masyarakat tentang SKM oleh YAICI bahwa ibu  sebanyak 37% beranggapan bahwa kental manis (SKM) adalah susu dan produk minuman yang menyehatkan anak, juga sebanyak  22% bahwa ibu memberikan SKM 1 gelas perhari, lalu 26,7% bahwa ibu memberikan SKM kepada anaknya setiap hari, dan sebanyak 26% ibu memberikan SKM dengan takaran lebih dari 1 sendok 1 gelas menyajian, dan hal tersebut apabila balita mengkonsumsi SKM lebih dari 1 gelas perhari maka risikonya 2 kali lebih tinggi mengalami gizi kurang. 


Dari hasil penelitian  tersebut diatas sungguh sangat menyedihkan karena masih rendahnya tingkat pemahaman orangtua terhadap kental manis bukanlah susu,  dan  apalagi berbagai alasan para orangtua mengakui memberikan SKM untuk anak-anaknya karena sudah  terbiasa, karena harganya yang terjangkau, mudah didapat dan sebagian besar juga pengaruh dari  media iklan di televisi, radio atau media massa lainnya, juga  informasi yang didapatkan dari petugas kesehatan.


Sehingga pada bulan Mei tahun  2018, BPOM mengeluarkan surat edaran tentang label dan iklan pada produk kental manis (SKM), point larangan tersebut seperti dilarang  menampilkan anak-anak dibawah 5 tahun dalam bentuk apapun, dilarang menggunakan mevisualisasikan bahwa produk SKM sama dengan produk susu lainnya sebagai penambah dan pelengkap gizi,  dilarang menvisualisasikan gambar seperti susu cair dengan cara  diseduh untuk dikonsumsi untuk diminum, dan terakhir untuk penayangan  iklan dilarang dijam tayangan acara khusus anak-anak. 





Fakta seputar Kental Manis (SKM) 

Berdasarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan bahwa produk susu kental manis (SKM) sebagai produk susu berbentuk cairan kental (krimer) yang diperolah dari dengan menghilangkan sebagian air dari campuran susu dan gula hingga mencapai Kepekatan tertentu, yang hal ini dapat ditemukan fakta  bahwa : 
  • SKM memgandung gula sebesar 40-50 persen
  • Kadar gula yang tinggi pada SKM meningkatkan risiko diabetes dan obesitas pada anak-anak
  • Asupan gula yang berlebih akan merusak gigi pada anak
  • Kandungan gizi pada SKM lebih rendah dibandingkan dengan jenis susu lainnya
  • Kalsium dan protein pada SKM lebih rendah daripada susu bubuk atau susu segar

Oleh karena itulah SKM ini bukanlah susu akan tetapi minuman yang terbuat dari gula dan susu, dan penyajiannya bukan direkomendasikan untuk dikonsumsi sebagai asupan utama untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga terutama pada balita. Dan SKM sebaiknya dipergunakan hanya sebagai toping makanan dan  minuman saja. 

Dan jika melihat dari hasil penelitian diatas saya sebagai ibu dari dua orang anak merasa harus turut andil untuk memberikan informasi juga mengedukasi  orang-orang disekitar saya terkait apa itu  kental manis bukanlan susu, fakta dan dampaknya jika diberikan kepada balita dalam jangka waktu yang lama. Dan juga  dari itu kita sebagai orang tua, terutama sebagai ibu harus cerdas dalam memilih dan menentukan makanan bagi sang anak, juga untuk seluruh keluarga dan pentingnya pemenuhan gizi pada anak sejak usia dini. 

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk tidak ada lagi pemahaman dikalangan orangtua bahwa kental manis bukanlah susu.

Salam sehat...... 




Rabu, 16 Desember 2020

Tetap Glowing dan Cantik saat di Rumah Saja, ini Rahasianya dengan Serum Wajah Scarlett Whitening by Felicia Angelista





Hai apa kabar teman? semoga kita selalu dilimpahkan kesehatan ya di masa pandemi ini, btw gak terasa ya hampir 9 bulan pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan mengharuskan kita lebih banyak kegiatan di rumah saja, mulai dari bekerja, belajar dan ibadah dari rumah aja, bosen dan jenuh? tentunya ada ya, dan itu juga untuk kebaikan dan keselamatan bersama. 

Memang tak bisa dipungkiri kalau  banyak  pola aktivitas  berubah  sejak pandemi ini, dulu sebelum ada pandemi, saya paling sering keluar rumah untuk menghadiri kegiatan acara  baik di dalam ruangan yang ber- AC  atau pun di ruangan terbuka ditengah cuaca panas sekalipun, dan selama itu pun aku terbilang rajin untuk memperhatikan kulit wajah saya dengan  rutin melakukan perawatan wajah yang paling simple.

Minggu, 22 November 2020

Liburan Seru dan Aman bareng Keluarga di Ocean Dream Samudra dan Sea World Ancol di Masa New Normal




Ayo siapa yang sudah kangen liburan? Pastinya banyak ya yang ngacung nih..hehe.. memang ya selama kurang lebih 8 bulan ini kita lebih banyak menghabiskan kegiatan belajar, berkerja untuk di rumah saja dan bahkan termasuk berbagai  rencana untuk berlibur ke tempat wisata di tunda  juga dikarenakan adanya pandemi Covid-19.

Tapi selepas menjalani karantina untuk di rumah  saja, kini di masa new normal atau masa adaptasi  kebiasaan baru,  kita pun ada sedikit kelonggaran untuk bisa beraktivitas di luar rumah dan berlibur, dimana ada beberapa tempat wisata yang sudah mulai beroperasi.  Diberikan kelonggaran ini pun hendaknya kita tidak juga abai terhadap  menerapkan protokol kesehatan dimana pun kita berada bahkan saat berlibur di tempat wisata. 

Rabu, 11 November 2020

Tips Bersepeda yang Sehat dan Aman di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

Kita tahu bahwa pandemik virus Covid-19 belum usai, dan setelah beberapa bulan lamanya  kita tetap untuk dirumah aja, tapi kini  kita memasuki masa New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), yang mana kita diperbolehkan untuk dapat berkegiatan di luar rumah, tapi tentu saja hal tersebut dilakukan dengan  tetap terus disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan 3M yang benar, memakai masker dimana pun berada, menjaga jarak juga rajin mencuci tangan dengan sabun. 

Selain itu, menjaga imunitas tubuh juga gak kalah pentingnya untuk dijaga. Karena dengan imunitas yang baik dan kuat maka akan membentengi tubuh ini dari segala macam virus maupun penyakit lainnya yang akan masuk kedalam tubuh kita. Dan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan dan menjaga sistem  imunitas tubuh tetap sehat dan bugar di masa adaptasi kebiasaan baru yaitu dengan melakukan aktivitas fisik atau berolahraga.

Senin, 02 November 2020

Scarlett Whitening: Body Care Yang Paling Tepat Untuk Miliki Kulit Cerah Bersinar Dan Sehat Terlindungi






Memiliki kulit  cerah bersinar dan sehat pastinya dambaan banyak perempuan bukan? dengan kulit yang cerah bersinar pastinya akan menambah kepercayaan diri kita untuk tampil didepan umum. Kita tahu bahwa kulit merupakan bagian terluar dari tubuh kita dan karena itulah kulit gampang sekali terpapar sinar matahari, kotoran ataupun polusi yang hal itu bisa memberikan efek yang tidak baik terhadap kulit dan bahkan mempengaruhi  terhadap penampilan dan percaya diri. 

Apalagi kita hidup di daerah iklim tropis  dimana mempunyai tantangan tersendiri untuk kulit perempuan Indonesia  yang mana bisa menyebabkan kulit gampang kering, kusam, dan warna kulit yang tidak merata. Oleh karena itulah pentingnya untuk melakukan perawatan kulit dari ujung kepala hingga ujung kaki. Dan melakukan perawatan kulit tidak hanya terpaku pada kulit wajah saja tetapi juga pada kulit tubuh secara keseluruhan.