SOCIAL MEDIA

Rabu, 30 Mei 2018

Prive Uri-Cran Atasi Tuntas Anyang-Anyangan

Terkadang bagi saya menjadi suatu kebiasan atau sebagian orang keinginan untuk menahan buang air kecil pada saat melakukan perjalanan keluar kota ataupun mudik dengan menggunakan bus atau kereta dengan kondisi tertentu yang tidak memungkinkan untuk ke toilet, yang alasannya bisa saja karena lalu lintas yang macet ataupun toilet yang kurang bersih, karena alasan itulah kadang-kadang saya untuk menahan buang air kecil, lalu apakah berbahaya bagi kesehatan kita jika sering menahan buang air kecil?

Nah, hal yang diatas menjadi pertanyaan saya ini alhamdulillah dikupas dalam acara Blogger Gathering dan Talkshow bersama Uri-Cran dan Blogger Perempuan Network (BPNetwork) dan alhamdulillah saya menjadi salah satu yang hadir dari 50 orang Blogger Perempuan Network yang diundang pada tanggal 28 Mei 2018 yang diadakan di Ballroom Hotel Harris, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Selasa, 22 Mei 2018

Cinta Keluarga Dengan Cinta Terencana

Setiap manusia pada hakikatnya tidak bisa hidup sendiri, dan setiap manusia adalah berpasang-pasangan, untuk itu manusia akan selalu mencari dan berusaha mencari pasangan hidupnya  agar merasakan kelengkapan dan kesempurnaan dalam hidupnya.

Berawal dari pertemanan, pertemuan dan menjalin komunikasi secara intens dan adanya kesamaan, dan kesesuaian karakter baik dari sifat pribadi serta kesamaan meraih  tujuan masa depan  hidup bersama-sama dengan saling  mengikatkan diri dengan ikatan pernikahan. Dan pastinya dengan menikah adalah dasar  yang kuat untuk seseorang dalam membangun keluarga yang bahagia, dan dalam hal ini perlunya merencanakan keluarga dimulai dari mengarahan cinta yang terencana agar terbangun keluarga yang terencana sehingga terwujud keluarga yang berkualitas.  

Minggu, 13 Mei 2018

Sebarkan Berita Baik Dengan Bijak Dalam Bersosial Media

Pagi ini berbelanja ditukang sayur dekat rumah, ada salah satu ibu yang mengdumel membawa handphone dan bilang kepada sesama ibu yang berbelanja kalau pagi ini dia belum update stasus untuk hari ini disalah satu akun media sosial yang dimilikinya, dikarenakan internetnya ada masalah, dan dia juga berbagi informasi bahwa dia mendapatkan berita disalah satu akun media sosialnya bahwa akan terjadi gempa yang dahsyat sampai ke Jakarta akibat ada letusan gunung merapi yang terjadi di Jogyakarta, serentak kami yang berada disitu antara percaya dan tidak percaya berita yang disampaikan dan sedikit was-was apa yang akan terjadi.

Fenomena seperti diatas adalah contoh sebagian  betapa dijaman sekarang media sosial sangatlah menjadi dari gaya hidup yang digandrungi khususnya masyarakat Indonesia dari yang muda, tua, dewasa hingga usia balita memiliki akun media sosial. Sebut saja sederet beberapa nama media sosial  misalnya Facebook, Instagram, Path, Line, Twitter ataupun Whatsapp.

Media Sosial (foto by google)

Jumat, 27 April 2018

5 Kesalahan Pola Asuh Gizi Pada Anak

Dengan kemajuan teknologi canggih masa kini, memang sangat memudahkan hidup setiap orang, terutama bagi saya sebagai orang tua yang sangat membutuhkan informasi untuk kesehatan anak terutama bagaimana memantau tumbuh kembang anak secara maksimal. 

Rasa cemas dan khawatir serta rasa  penasaran apakah sudah tepatkah saya sebagai ibu terutama  untuk memberikan pola asuh gizi, pemberian asupan makanan yang bergizi  terhadap anak ku selama ini? dan jika dibiarkan dalam pola asuh gizi yang salah yang pastinya berakibat menganggu kesehatan anak dan tumbuh kembangnya  hingga dewasa.

Oleh karena itu pentingnya untuk bertanya (berkonsultasi) kepada dokter spesialis anak untuk hal tersebut. Tetapi kadang kala waktu yang tidak bisa memungkinkan untuk datang ke rumah sakit. Nah, salah satu aplikasi terbaik untuk memberikan kemudahan bagi ibu untuk mengetahui pengasuhan gizi yang tepat pada anak yaitu Halodoc.

Aplikasi Halodoc

Apa sih Halodoc itu? yaitu sebuah star-up Indonesia berupa aplikasi kesehatan yang layaknya kotak P3K berjalan yang selalu digenggaman dengan memberikan kemudahan dan menjaga dan memeriksa kesehatan anggota keluarga yang melayani hingga 24 jam. Dan layanan aplikasi Halodoc atau website www.halodoc.com ini bisa kita download di Goggle Play atau Apps Store.

Ada berbagai fitur-fitur yang terdapat di aplikasi Halodoc yang sangat bermanfaat dan mempermudah mengakses layanan kesehatan, berupa yaitu :

1. Berkonsultasi langsung dengan dokter anak melalui video call. Aplikasi Halodoc memiliki tim medis mulai dari dokter umum, spesialis anak, internis, hingga spesialis maya yang online 24 jam.
Fitur layanan dokter

2. Pharmacy Delivery, yaitu fitur layanan apotik antar 24 jam yang bebas biaya pengantaran, sehingga para ibu bisa memesan obat melalui fitur ini.

Fitur layanan apotik antar

3. Labs, layanan pengecekan kesehatan yang berkerjasama dengan Prodia, dan fitur ini memungkinkan phlebotomist (petugas lab) untuk datang ke rumah atau kantor dan layanan Labs ini dapat melakukan pengecekan darah seperti cek darah atau urine. Dan untuk layanan Labs ini untuk saat ini tersedia untuk dimanfaatkan disekitar Jakarta Pusat dan Selatan.

Fitur layanan Labs

Tidak hanya itu fitur-fitur yang tersedia di Halodoc selain bisa hubungi dokter, beli obat, cek labs, kini kita bisa mengakses semua informasi  seputar kesehatan, gaya hidup di laman artikel Halodoc seperti kategori Beauty, Sex, Diet, Kids, Fitness, Pregnancy dan Food, makin lengkap ya dan kalau penasaran dengan berbagai fitur-fitur nya, langsung download ya.

Fitur artikel 

5 Kesalahan Pola Asuh Gizi

Semua orang tua (ibu) tentunya ingin memberikan yang terbaik untuk memenuhi gizi kepada anak dengan memberikan yang terbaik dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangannya secara optimal.

Dan salah satu faktor yang cukup memberikan peranan penting dalam tumbuh kembang anak adalah pola asuh gizi kepada anak, namun sering kali orang tua mendapat tantangan yang berbeda-beda dalam pola asuh gizi ini. Namun seringkali para ibu tidak menyadari pola pengasuhan gizi yang keliru, yang mengakibatkan anak tidak mendapatkan gizi yang optimal dari asupan makanan yang diberikan oleh ibu.

Nah, pada kesempatan ini saya beruntung banget pada tanggal 13 April kemaren mendapatkan undangan talkshow parenting bersama Mom Blogger Community (MBC) dan Halodoc bertempat di Dailycious Cafe, Gading Serpong dengan tema 5 Kesalahan Pola Asuh Gizi Pada Anak. Dengan memghadirkan dr. Herlina, Sp. A yang merupakan salah satu tim medis di Halodoc.



dr. Herlina Sp. A, salah satu tim medis di Halodoc

Menurutnya pentingnya pemenuhan gizi pada anak dimulai sejak anak dalam kandungan hingga setelah dilahirkan (0-2 tahun)  karena apabila asupan gizi tidak tepat dan maksimal adanya gangguan adanya pertumbuhan atau gangguan kesehatan pada anak (intelektual, kognitif, fisik). Berikut 5 kesalahan pola asuh gizi pada anak, yaitu :

  1. Memaksa anak untuk makan
Orang tua pasti senang apabila melihat anaknya makan dengan nafsu yang besar (lahap) dan apabila saat anak enggan makan, jangan paksa anak untuk mengkonsumsi atau menghabiskan makanannya, karena akan hanya membuatnya merasa terpaksa dan justru akan tidak menyukai kegiatan ini. Dalam hal ini dr. Herlina,  Sp. A menyarankan untuk biarkan memberikan waktu sejenak (tidak dipaksakan) kemudian coba tawarkan kembali dan biasakan jam makan tidak berubah.

2.  Pemberian MPASI sebelum waktunya

Air Susu Ibu (ASI)  merupakan makanan yang terbaik bagi anak yang gizinya sangat lengkap yang  sebaiknya diberikan sejak dilahirkan hingga minimal usia 6 bulan  secara ekslusif dan bukannya MPASI. Banyak para ibu yang salah menangkap jika bayi sudah diberikan ASI tetapi tetap menangis terus, dan beranggapan kalau bayinya masih lapar dan perlunya tambahan makanan tambahan seperti pemberian pisang, padahal pada usia ini sistem pencernaannya belum sempurna, dan jika dipaksakan diberikan MPASI akan menimbulkan reaksi atau gangguan pencernaan seperti konstipasi.

3.  Memberikan cemilan yang tidak sesuai dengan usianya atau berlebihan

Para orang tua sebaiknya harus membedakan camilan untuk orang dewasa dan  anak adalah berbeda, sebaiknya para orang tua harus bijak dalam memberikan camilan bagi anak yang belum sesuai usianya dan porsinya dan berikan camilan yang bernutrisi seimbang.

4. Pemberian makanan yang manis

Tak dipungkiri bahwa anak suka sekali dengan makanan yang manis dan tidak dipungkiri masih banyaknya orang tua masih memberikan makanan yang manis kepada anak, karena selain yang kurang baik juga dapat beresiko terhadap kesehatan anak (tumbuh kembangnya) salah satunya, seperti gigi rusak, obesitas, menghambat dan menurunkan nafsu makan, hal ini karena makanan yang manis akan membuat anak kenyang lebih lama sehingga menganggu asupan makanan yang bergizi yang dibutuhkan tubuh.

5.  Pemakaian DOT terlalu lama 

Kadang kala para orang tua memilih cara yang praktis untuk memberikan susu dengan botol dot agar tidak perlu ditemani, dan  pemberian dot yang terlalu lama pada anak akan berpengaruh buruk pada pembentukan struktur rahang gigi si anak, membentuk rahang atas yang terlalu maju atau rahang bawah yang mundur. Sebaiknya penggunaan dot dibatasi setelah usia anak lebih 6 bulan, kemudian menghentikannya sama sekali beberapa bulan sesudahnya.

Demikianlah 5 pola asuh gizi yang salah dan pentingnya saran dari ahli medis serta tindakan yang benar saat menangani gizi dalam masa perkembangan anak atau gangguan kesehatan,  dapat meminimalisir beragam akibat yang fatal sebelum terlambat.



#katadokterHalodoc #SehatLebihMudah

Untuk informasi tentang Halodoc kita bisa lihat dan ikuti sosial medianya

Facebook  : Halodoc
Instagram : @halodoc
Twitter       : @HalodocID
Website .    : www.halodoc.com

Minggu, 04 Maret 2018

HokBen : Menu Hoka Suka Hadirkan Sensasi Dahsyat Sambal Khas Indonesia





Kalau ditanya makanan apa yang paling  khas dari Indonesia yang bikin nendang dilidah dan makan kurang lengkap dengan makanan khas ini. Apa sih? Yups, sambal adalah jawabannya, sambal seperti pelengkap hampir semua masakan yang tidak bisa dipisahkan dari orang Indonesia. Bahkan pada zaman dulu saja ada orang yang makan nasi putih pake sambal aja  sudah cukup enak dan luar biasa rasanya.

Kedahsyatan dari cita rasa sambal yang pedas  bukannya membuat orang kapok (tobat sambal) memakananya malahan kebalikannya membuat rasa ketagihan yang mendalam untuk mengunggah nafsu makan kita. Seperti halnya saya juga sangat suka banget dengan makanan pedas, selalu merasa ada yang kurang apabila tidak menemukan sambal diatas piring makan atau meja makan, baik sambal mentah maupun sambal matang, pokoknya bahagia deh kalau ada sambal, hehehe...



Nah, beruntung banget nih dibeberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan undangan dan tema-teman lain untuk mencicipi sensasi dasyat dari sambal khas Indonesia yang dipadukan dengan makanan khas Jepang, waahh gimana rasanya ya? Dan pada kali restoran yang menjadi salah satu pelopor makanan bergaya Jepang, HokBen yang melakukan gebrakan dari inovasinya, baru-baru ini meliris menu barunya, yaitu Hoka Suka, menu bergaya jepang yang dipadukan menu Indonesia yaitu Kering Kentang, Acar Kuning dan Sambal Khas Indonesia (Sambal Bawang, Sambal Hijau dan Sambal Matah), mantap dan lezat pastinya, yummy...

Hoka Suka dengan Sambal Favorit 

Bertempat di lokasi yang strategis ruko 2 lantai ini, HokBen Tangerang Kota, Banten, dengan fasilitas yang lengkap dengan kapasitas 116 kursi, pelayanan 24 jam, disini juga menyediakan ruang untuk acara ulang tahun dan tersedia mushola menjadikan tempat yang asik dan nyaman untuk makan (kumpul) bersama teman maupun keluarga.

Sebagai pembuka acara, ibu Kartina Mangisi, Communications Division Head HokBen, menjelaskan sekilas tentang perjalanan HokBen yang  berdiri pertama kali di Jakarta pada tanggal 18 april 1985 hingga saat ini, dan berada dibawah lisensi PT Eka Bogainti. Sukses selama 33 tahun ini, HokBen yang terus  berinovasi dalam menghadirkan produk  dan layanan yang berkualitas bagi para pelanggan setianya. Dan pada tahun 2013 yang lalu peremajaan dan pembahuan logo dari Hoka Hoka Bento menjadi HokBen serta yang tak kalah penting, HokBen ini sudah memperoleh sertifikasi Halal dari MUI.

Perubahan logo 

Sertifikat Halal dari MUI



Restoran yang menjadi salah satu pelopor makanan bergaya Jepang, HokBen yang melakukan gebrakan dari inovasinya, baru-baru ini meliris menu barunya, yaitu Hoka Suka, menu bergaya jepang yang dipadukan menu Indonesia yaitu Kering Kentang, Acar Kuning dan Sambal Khas Indonesia, mantap dan lezat pastinya, yummy...

Kentang Kering dan Acar Kuning yang tersedia di Hoka Suka 

Bapak Jasata, selaku Brand Activation Division Head HokBen, menjelaskan mengapa HokBen menghadirkan menu barunya dari perpaduan makanan Jepang dengan makanan Indonesia itu adalah sebuah peningkatkan kegemaran untuk  para konsumen dalam menikmati makanan Jepang dengan menghadirkan Sambal khas Indonesia yang menyegarkan (Sambal Bawang, Sambal Hijau dan Sambal Matah)  untuk menyatukan rasa.

Ketiga varian jenis sambal favorit ini bisa kita dapatkan dan pilih di menu Hoka Suka 1 yang berisi yakitori grilled, kering kentang, acar, nasi dan sambal. Hoka Suka 2 yang berisi ebi furai, kering kentang, acar, nasi dan sambal dan Hoka Suka 3 yang berisi chicken katsu, kering kentang, acar, nasi dan sambal. 

Menu Hoka Suka 1,2 dan 3

Oh ya, bocoran aja nih ternyata nama menu Hoka Suka itu juga perpaduan dua kata, Hoka (Jepang) dan Suka (Indonesia). Jika anda tidak cukup untuk menikmati rasa sensasi sambal yang menyegarkan ini, kita bisa pilih favorit sambal ini cukup menambah lima ribu rupiah saja.

Pada acara tersebut saya memilih menu Hoka Suka 2 untuk makan siang dengan sambal bawang yang rasanya pedas dan menyegarkan yang pas banget dilidah.

Acara pun ditutup dengan pengumuman pemenang tweet  terbaik dan foto instagram terbaik juga foto bersama-sama.

Sumber foto : mba Dhevi


HokBen Delivery Telpon 1-500-505
Facebook : Hoka Hoka Bento
Twitter     : @HokBen
Instagram : @hokben_id



Selasa, 27 Februari 2018

Pentingnya Gizi Terbaik 1000 Hari Pertama Kehidupan Untuk Generasi Emas




Memiliki anak yang sehat, cerdas untuk mencetak generasi emas,  pastinya harapan semua orang tua didunia ini, dan tahukah bunda, bahwa salah faktor yang menentukannya adalah periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) atau yang disebut Golden Period. Dimana 1000 Hari Pertama Kehidupan ini merupakan periode seorang  bayi/anak tumbuh dan perkembangan secara pesat yang mulai dari awal kehamilan hingga anak usia 2 tahun pertama setelah lahir.

Kesehatan dan pemenuhan gizi terbaik pada ibu hamil inilah merupakan periode penentu kualitas anak saat dilahirkan. Nah, bicara soal pemenuhan gizi dalam 1000 Hari Pertama kehidupan dan dalam rangka menyambut Hari Gizi Nasional, bertempat di Hotel Santika TMII, Jakarta Timur, Nutrisi Untuk Bangsa (NUB) mengadakan Health and Nutrition Discussion bersama para Blogger dengan menghadirkan para narasumber yang berkompeten yaitu  Prof. Dr. Endang L. Achadi, MPH,   Dr. Tirta Prawirta Sari, MSc, SpGK dan Dr. Yustina Anie Indriastuti, MSc, SpGK

Pembukaan acara ditandai  dengan sambutan dari Bapak Arief Mujahidin, Manajer Cooporate Communication Sarihusada dengan diadakan acara Healt and Nutrition Discussion ini diharapkan dapat memberikan informasi maupun pengetahuan yang lengkap tentang masalah pentingnya pemenuhan gizi di 1000 Hari  Pertama Kehidupan kepada masyarakat luas Indonesia dengan melalui tulisa-tulisan para Blogger ini.

Bapak Arief Mujahidin, Manajer Cooporate Communication Sarihusada

Lalu, mengapa 1000 Hari Pertama Kehidupan itu sangat penting? Menurut Prof. Dr Endang L. Achadi menjelaskan bahwa masa ini adalah masa pondasi awal kehidupan anak dalam pertumbuhan dan perkembangan  yaitu ketika  bayi masih berada di perut ibu hingga usia 2 tahun setelah lahir.

Sehingga penting untuk memastikan setiap ibu dan anak mendapatkan nutrisi yang optimal di periode ini dalam langkah awal dalam mencetak generasi emas. Dan apabila diperiode ini tidak dilalui dengan baik (kecukupan nutrisi secara optimal) maka  akan berdampak pada kesehatan jangka pendek dan dampak jangka panjang, diantaranya :

1. Kecerdasan (kemampuan kognitif) rendah 
Pertumbuhan dan perkembangan otak sebagian besar terjadi pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan. Bila terjadi kekurangan gizi kronis maka jumlah sel-sel otak yang terbentuk lebih sedikit dari yang seharusnya, sehingga fungsinya terganggu. Namun demikian setelah 2 tahun masih ada fungsi-fungsi otak yang masih berkembang, sehingga masih ada peluang dalam memperbaiki fungsi kognitif, yaitu melalui stimulasi dan asupan gizi yang baik.

2. Stunting
Atau tubuh yang lebih pendek dari seharusnya untuk usia pertumbuhannya dan biasanya disebabkan karena masalah kurang gizi yang kronis yang disebabkan asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting ini terjadi mulai janin dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia 2 tahun. 

3. Resiko tinggi menderita PTM (Penyakit Tak Menular) saat dewasa nanti, seperti hipertensi, diabetes, obesitas, penyakit jantung atau stroke.

Lalu bagaimanakah upaya apa saja yang dilakukan agar periode 1000 HPK ini dapat  berjalan baik, salah satunya adalah pada ibu hamil adalah menerapkan pola makan bergizi seimbang selama kehamilan, status gizi baik, tidak anemia, upayakan tidak hamil saat pada usia remaja, dan pola hidup bersih dan sehat. "bumil dan busui membutuhkan tambahan energi 180-400 kkal serta 20 gram ekstra protein perhari agar kebutuhan zat gizi janin dan bayi terpenuhi" tutur dari Dr. Tirta Prawirta Sari, MSc, SpGK.

Kiri-kanan : Dr. Tirta Prawirta Sari,  MSc,  SpGK,  Prof. Dr.  Endang L Achadi,  dan DR. Dr Yustina Anie Indriastuti

Makanan Pendamping ASI (MP ASI)

Periode pengenalan makanan padat penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak dan juga membangun pola makan sehat, biasanya pengenalan atau pemberian MP ASI ini ketika bayi berusia 6-24 bulan. Meskipun ASI masih menjadi nutrisi utama anak, memperkenalkan makanan padat dengan rasa dan tekstur yang baru untuk mendukung perkembangan gerak motorik halus dan mulut, mengajarkan anak agar dapat makan sendiri,dan mengajarkan anak makanan keluarga.


Berikut tips dari  Dr. Yustina Anie Indriastuti, MSc, SpGK untuk membuat dan memberikan MP ASI sebagai berikut :
  • Upayakan dapur dan peralatan masak terpisah dengan orang dewasa
  • Menggunakan Stainless steel dan jangan menggunakan kayu, melamine, steroform, plastik yang tidak aman
  • Menggunakan lap sendiri serta dicuci setiap hari
  • Cuci tangan dengan sabun sabun dan air mengalir sebelum memasak atau memberikan MP ASI
  • Bila memotong gunakan sarung tangan
  • jur masak yang diare atau tifus tidak boleh memasak sampai dinyatakan sembuh
  • Suapi anak sedikit demi sedikit sampai habis
  • Berilah anak minum air putih untuk membersihkan sisa makanan
  • Setiap pagi dan sore bersihkan mulut (gosok gigi)
  • Ambilah sesuai kebutuhan bila dipanaskan dengan microwave atau dikukus sebentar seperti ASI
Contoh MP ASI untuk anak usia 6 bulan :
  • Sarapan : bubur beras merah + ASI : 6sdm peres
  • Snack pagi : air jeruk manis 1 buah kecil + ASI
  • Makan siang: bubur beras + sayur + daging/ayam/ikan + tahu/tempe disaring (diblender) : 6 sdm peres
  • Snack sore : ASI
  • Makan malam : buah naga/pepaya/pisang
  • Snack malam : ASI 
Contoh MP ASI untuk anak usia 9 bulan :
  • Sarapan : bubur kacang ijo sdm peres
  • Snack pagi : alpukat 1/2 potong sedang + keju
  • Makan siang : bubur beras + sayur + daging/ayam/ikan/ati + tahu/tempe 9 sdm peres
  • Snack sore : biskuit 2 keping + susu formula 3 takar
  • Makan malam : bubur beras + sayur + daging/ayam/ikan/ati+ tahu/tempe 9 sdm peres
  • Snack malam Buah naga/pepaya/pisang
Jadwal makan : setiap teratur 3x makan utama dan 2-3 kali snack dan Berikan ASI setiap bayi jika mau menetek.

Jadi marilah  bunda kita  dari apa yang kita alami, lakukan ataupun makan (pemenuhan gizi) selama 1000 Hari Pertama Kehidupan memberikan konsekuensi terhadap kesehatan di masa depan dalam membentuk generasi emas.


Nutrisi Untuk Bangsa
Facebook :  Nutrisi Untuk Bangsa
Twitter     : @Nutrisi_Bangsa
Instagram :@Nutrisi untuk Bangsa